Bicaralah pada yang tepat

Dunia terus berubah...

Tapi ada yang tidak berubah yaitu kebutuhan manusia untuk berinteraksi, memiliki teman, merasa aman & nyaman menjalani hari serta hasrat untuk meraih kesuksesan dalam berkarir..

 

Kadang-kadang, orang tidak butuh bahu untuk bersandar atau teman untuk menangis bersama...mereka hanya butuh telinga yang bersedia mendengarkan tanpa menyertakan bibir yang menghakimi...

Mereka butuh teman untuk bicara... 

AKU TEMANMU BICARA

TERM & CONDITION

Secara umum, kami tidak melayani pembicaraan yang berbau SEX, Pornografi & SARA.

 

Apabila anda melakukannya, maka akan mungkin ada tindakan hukum terkait hal tersebut

Click untuk melanjutkan

Yang Terbaru

Sampai dengan saat ini, semua layanan bersifat online - terutama untuk layanan one on one. 

Akan ada beberapa webinar gratis untuk anda ikuti , dan informasi promo layanan saat webinar.

"Per TEMANAN bukanlah sesuatu yang bisa KITA pelajari di sekolah...

Tapi kalau KITA belum memahami maknanya, maka KITA belum belajar apapun."

Seorang insinyur di sebuah perusahaan manufaktur mobil mendesain mobil kelas dunia. 
CEO sangat terkesan dengan hasilnya dan sangat memujinya.

Saat mencoba mengeluarkan mobil dari area produksi ke ruang pameran, mereka menyadari bahwa mobil itu lebih tinggi 2 inci dari pintu masuk.

Insinyur merasa tidak enak karena dia tidak memperhatikan yang ini sebelum membuat mobil.

Sang CEO bingung bagaimana cara membawanya ke luar area manufaktur.

Mekanik mengatakan bahwa mereka dapat mengeluarkan mobil dan akan ada beberapa goresan di bagian atas mobil yang nantinya dapat 
di touch up  tanpa berkas.

Insinyur tersebut mengatakan bahwa mereka dapat mendobrak pintu masuk, mengeluarkan mobil, dan kemudian memperbaiki kembali pintunya.

CEO tidak yakin dengan ide apa pun dan merasa itu adalah pertanda buruk untuk dihancurkan atau ditouch up.

Seorang Satpam mengamati semua diskusi & perlahan mendekati CEO. Dia ingin memberi gambaran jika mereka tidak punya masalah.

Mereka bertanya-tanya apa yang akan dikatakan satpam,Karena solusi para ahlipun tidak sesuai harapan.

Satpam berkata "Mobil itu hanya beberapa inci lebih tinggi dari pintu masuk jadi, cukup lepaskan udara di ban, ketinggian mobil akan tenggelam dan dapat dengan mudah dikeluarkan" ...

Semua orang bertepuk tangan !!!

Jangan menganalisis masalah hanya dari sudut pandang ahli saja.

Selalu ada pandangan awam yang memberikan solusi alternatif pada titik waktu tertentu ...