Bicaralah pada yang tepat

Dunia terus berubah...

Tapi ada yang tidak berubah yaitu kebutuhan manusia untuk berinteraksi, memiliki teman, merasa aman & nyaman menjalani hari serta hasrat untuk meraih kesuksesan dalam berkarir..

 

Kadang-kadang, orang tidak butuh bahu untuk bersandar atau teman untuk menangis bersama...mereka hanya butuh telinga yang bersedia mendengarkan tanpa menyertakan bibir yang menghakimi...

Mereka butuh teman untuk bicara... 

AKU TEMANMU BICARA

TERM & CONDITION

Secara umum, kami tidak melayani pembicaraan yang berbau SEX, Pornografi & SARA.

 

Apabila anda melakukannya, maka akan mungkin ada tindakan hukum terkait hal tersebut

Click untuk melanjutkan

Yang Terbaru

Sampai dengan saat ini, semua layanan bersifat online - terutama untuk layanan one on one. 

Akan ada beberapa webinar gratis untuk anda ikuti , dan informasi promo layanan saat webinar.

"Per TEMANAN bukanlah sesuatu yang bisa KITA pelajari di sekolah...

Tapi kalau KITA belum memahami maknanya, maka KITA belum belajar apapun."

KANGKUNG & HARAPAN BAIK

Setelah ngobras (ngobrol santai) dg salah satu kakak..& hendak naik ojek untuk pulang...seorang Bapak mencegatku & menawarkan barang dagangannya...

Senyumnya (seingatku) tetap cerah walau suaranya lirih sekali...sampai aku perlu meminta dia mengulangi kata2nya...
"Kangkung mbak..10 ribu saja.."

Sekilas aku melihat sepedanya yg memuat 2 keranjang penuh isi kangkung.
Tanpa berpikir, aku iyakan saja...

Bapak itu terlihat takjub dg kecepatanku mengiyakan - ekspresi kaget & sempat tertegun - mungkin dia pikir...mbak ini gak ada otak kali ya...gak mikir dulu langsung bilang iya.. 🙈 
Bergegas dia bungkus kangkung2nya dan ditambah bonus 1 ikat.

Aku sdh siapkan uang 15 ribu...sengaja aku lebihkan sedikit...eh malah si bapak juga lebihkan kangkungnya.. 🙈
Dia sempat keukeuh menolak lebihan uang tsb...sehingga aku harus memaksa utk dia mau menerimanya.. Duh pak.. 

Setelah itu..bergegas aku pergi krn mang ojek sdh menanti...dan baru kemudian aku berpikir...panjaaaaaang...

Bapak itu...
Masih berdagang kangkung malam hari...entah sejak jam berapa dia keliling...
Dan entah sampai kapan...

Masih bisa tersenyum & dengan senyum yg tulus & penuh harapan...
Tidak menyerah mengayuh sepedanya...
Terusss mengayuh...dan menawarkan dagangannya..